Yuk Liburan ke Wisata Desa Mojokerto Terbaik 2022

1 min read

Wisata Desa Mojokerto

Wisata Desa Mojokerto mеruраkаn dеѕtіnаѕі lіburаn уаng mеnаrіk untuk dіkunјungі bеrѕаmа tеmаn аtаu kеluаrgа. Berjarak sekitar 50km dari ibu kota provinsi Jawa Timur, dibutuhkan waktu sekitar 2 jam untuk sampai di Mojokerto. Jadi, bagi Anda yang ingin liburan bersama keluarga, mojokerto adalah tempatnya.

Siapa sangka wisata desa mojokerto ini memiliki segudang pesona yang patut dikunjungi? Ada situs sejarah dan wisata alam yang tidak akan pernah gagal untuk menghibur Anda. Wisatawan datang dari seluruh Indonesia dan jika Anda bertanya-tanya tempat wisata mana yang harus dikunjungi, berikut adalah daftarnya.

Daftar Wisata Desa Mojokerto yang dapat Kamu Nikmati

1.      Maha Vihara Mojopahit

Saat berkunjung ke Mojokerto, pastikan untuk mengunjungi Maha Vihara Majapahit. Pura ini terletak di desa Belijong, Trowulan, dan hanya berjarak sekitar 300 meter dari jalan raya. Anda dapat berkendara sekitar 14km dari pusat kota ke Jl. Raya Trowulan, belok kiri di Jl. Candi Baru, lalu belok kanan untuk mencapai lokasi.

Didirikan pada tahun 1989, candi ini dibangun dengan desain utama arsitektur berbentuk joglo Jawa. Namun, di area depan, Anda akan melihat perpaduan apik antara budaya Jawa, India, dan Cina. Daya tarik candi ini terletak pada patung Buddha tidur yang berukuran panjang 22 meter, lebar 6 meter, dan tinggi 4,5 meter.

Patung yang terletak di kiri belakang bangunan utama candi ini, dan dianggap terbesar ketiga di dunia, setelah Thailand dan Nepal, serta patung Buddha terbesar di Indonesia. Halaman depan candi selalu terlihat bersih dan rapi, sering dijadikan spot foto oleh wisatawan. Jika penasaran dengan sejarahnya, Anda bisa melihat relief pada dinding pondasi patung di bagian bawah patung.

Ada sejarah kehidupan dan ajaran Buddha yang bisa dipelajari. Untuk mengunjungi objek wisata ini, Anda harus membayar biaya parkir sebesar Rp2.000 untuk sepeda motor, Rp4.000 untuk mobil, dan Rp10.000 untuk bus.

2.      Puncak Watu Jengger

Dulu, Watu Jengger bukanlah kawasan favorit para pendaki. Namun, keindahannya mulai memikat wisatawan yang datang ke Mojokerto. Terletak di desa Tawangrejo, kecamatan Jatirejo, Puncak (puncak) Watu Jengger menyuguhkan pemandangan pegunungan yang sangat indah dari ketinggian. Pengunjung yang ingin datang ke sini bisa menempuh jalur Surabaya-Krian, sekitar 2 jam perjalanan.

Daya tarik utama dari tempat wisata ini adalah kawasan yang indah dengan pemandangan bukit yang menyejukkan mata. Untuk sampai ke puncak, Anda harus melalui jalan yang sempit dan berbatu menuju desa tersebut. Belum lagi Anda harus mendaki puncaknya selama kurang lebih 1 jam.

Namun, usaha itu akan terbayarkan ketika sudah sampai di puncak. Vegetasi hutan yang beragam dan iklim yang sejuk merupakan kemewahan yang jarang Anda temui di perkotaan. Terdapat jurang yang curam di sisi kiri dan kanan.

Sehingga Anda harus ekstra hati-hati dalam melangkah. Karena tidak banyak orang yang mengetahui keindahan tempat ini, maka suasana di sekitar tempat ini sangat sepi dan cocok untuk berkemah.

3.      Gunung Penanggungan

Tampaknya Mojokerto adalah rumah bagi beberapa tempat pendakian bagi para pecandu olahraga ekstrim. Selain Watu Jengger, Gunung Penanggungan adalah pilihan lain yang bagus untuk mendaki, terletak di distrik Ngoro, Mojokerto. Dari jalur Mojokert-Mojosari, Anda bisa berkendara menuju Trawas hingga Jl. Raya Jolotundo, dan mencapai lokasi parkir bagi para pendaki.

Gunung Penanggungan merupakan gunung berapi yang tidak aktif dengan ketinggian 1653m di atas permukaan laut dan memiliki jalur pendakian yang terjal. Di area pendakian, terdapat beberapa bukit yang sering dijadikan tempat berkemah, seperti bukit Bekel, Gajah Mungkur, Sarah Klopo, dan bukit Kemuncup. Demikianlah artikel Wisata Desa Mojokerto. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.